SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Minggu, 27 Mei 2018   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
06 Sep 2011
Kapal Api Pionir Kopi Bubuk Bermerek
“Kami ingin kopi Kapal Api punya intimacy dengan konsumen, sehingga merek ini selalu ada di hati pelanggan, menjadi top of mind. Kami juga berharap Kapal Api menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berkibar di mancanegara,” ujar Ihsan Mulia Putri, CEO PT Kapal Api Global Holding, saat ditemui di kantornya di gedung perkantoran The Plaza, Jakarta Pusat.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  www.DRTV.com : Situs Belanja Produk DRTV
  SELA EDISI 22/ XVIII/ 24 OKTOBER - 5 NOVEMBER 2002
  www.mobilonline.com: Situs Otomotif
  www.ojolali.com: Situs Belanja Hari-hari Istimewa
  Ponsel Sony Ericsson T68

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

Menyusun Organisasi Ideal
Membangun organisasi yang mampu membuat perusahaan tanggap terhadap keinginan pasar tidak mudah. Padahal tanpa itu, sulit membangun merek yang kuat. Bagaimana pemasar-pemasar top melakukannya?
  Harga : Rp 75,000,-

Menyerbu Lahan Bisnis Baru Dengan Brand Equity
Merek dengan brand equity tinggi dapat memberi leverage besar untuk perluasan produk, baik secara vertikal maupun horisontal. Bagaimana kiat brand extension dan apa risikonya?
  Harga : Rp 75,000,-

Ketika Lonceng Lutine Bergema
Lloyd's of London yang didirikan 300 tahun silam adalah raksasa bisnis asuransi yang berjaya di dunia. Memasuki dasawarsa 1980-an Lloyd's diguncang kemelut yang makin menjadi-jadi dengan merugi £2 miliar pada 1991. Kenapa bisa? Siapa saja yang terlibat? Jonathan Mantle mengupas tuntas skandal Lloyd's dalam bukunya For Whom the Bell Tolls H.B. Supiyo menyarikan buku tersebut, dan setelah dilengkapi bahan pustaka lain menyajikannya dalam PLUS SWA.■
  Harga : Rp 150,000,-

Merek Lama, Kemasan Baru
Revitalisasi merek Iebih murah biayanya ketimbang meluncurkan produk baru. Kenapa Unilever gagal menghidupkan kembali Sunlight? Apa kunci keberhasilan Grup Kalbe merevitalisasi Bintang Toedjoe?
  Harga : Rp 75,000,-

Bagaimana Mereka Membangun Menara Merek
Membangun merek membutuhkan waktu. Awareness tinggi saja tidak cukup untuk membuat konsumen setia. Kiatnya?
  Harga : Rp 75,000,-

Jawara-jawara Sustainability Report
Sebanyak 55 perusahaan berpartisipasi dalam ajang Sustainability Reporting Award. Siapa saja yang muncul sebagai yang terbaik di kategori masing-masing?
  Harga : Rp 150,000,-

Merek- Merek Domestik Unggul
Beberapa merek lokal berhasil mengungguli merek asing dalam ingatan konsumen. Upaya mereka ?
  Harga : Rp 75,000,-

Kentucky Tetap Populer
Beberapa tahun lalu sempat terdengar kabar negatif bahwa citra Kentucky Fried Chicken (KFC), restoran fast food yang dirintis Dick Gelael, merosot. Para pendatang baru, yang juga menyajikan ayam goreng dikabarkan menggerogoti pasar fast food berlambang Kolonel Sanders itu. Apalagi, kemudian muncul banyak fast food lain yang tak hanya mengandaikan ayam goreng, misalnya McDonald's. Memang, KFC yang bernaung di bawah PT Fast Food Indonesia (FFI) itu akhirnya diambil alih Kelompok Salim. Namun, popularitas KFC ternyata tak sepenuhnya terganggu. Setidaknya, menurut hasil sigi MARS di lima kota, di antara sekian banyak restoran fast food, nama KFC masih paling melekat di benak konsumen. Di belakangnya baru muncul nama Texas Fried Chicken dan McDonald's.
  Harga : Rp 50,000,-

Garuda, Dimiliki Rakyat Indonesia
"Garuda, menurut saya punya keunggulan sebagai penerbangan nasional, jadi wajar kalau dia populer. Kalau Anda di Singapura pasti yang Anda ingat SIA (Singapura Airlines)," ungkap pengamat pemasaran H.B. Ishak.
  Harga : Rp 50,000,-

Paramex Mengalahkan "Obat Dewa"
Ketika diluncurkan pada 1978, Paramex harus bertarung dengan Bodrex yang boleh dikatakan sudah men-dominasi pasar obat-obatan bebas atau OTC (over the counter) untuk sakit kepala. Untuk menyiasati kondisi itu, menurut Eric Aryasetiawan, Chief Executive Marketing PT Konimex. Paramex diposisikan berbeda dari Bodrex.
  Harga : Rp 50,000,-

Chiki Merangkul Anak-Anak
Produk pertama biasanya punya peluang untuk membesar dan menguasai pasar. Chiki, kudapan (snack) berbentuk bola salju, yang diluncurkan PT Indofood Frito-Lay (IFL) pada 1983 adalah salah satu contohnya. "Begitu diluncurkan, Chiki yang praktis tak memiliki saingan langsung mendapat tempat di hati anak-anak yang memang menjadi target pasarnya," kata Robert Arifin, Manajer Pemasaran IFL. Penjualan produk Chiki pada 1993 sudah mencapai Rp 17 miliar. "Dan selama tiga tahun terakhir rata-rata tumbuh 20% per tahun." katanya.
  Harga : Rp 35,000,-

Sprite, Rasanya Kena di Hati
Di benak konsumen ternyata minuman ringan merek Sprite lebih menancap ketimbang Coca-Cola, yang jelas-jelas lebih agresif beriklan. Secara total Sprite menempati top of mind awareness walau hanya unggul di Surabaya dan Semarang. "Saya sangat surprised," ujar Johan Jahja, Manajer Media Grafik McCann-Erickson, biro iklan yang menangani Coca-Cola, Sprite dan Fanta ini ketika mengetahui hasil survei tersebut. Yang membuat Johan terkejut adalah karena selama ini Sprite tak pernah berpromosi above the line. Promosi Sprite selama ini lebih banyak bersifat below the line seperti memberikan stiker, banner bagi pengecer Sprite. Kalaupun melakukan promosi, Sprite selalu nebeng ke Coca-Cola. Soalnya, Coca-Cola dianggap sebagai flag brand perusahaan.
  Harga : Rp 50,000,-

Setelah 67 Tahun Pelayaran Kapal Api
Hasil sigi perusahaan riset MARS yang menunjukkan bahwa Kapal Api adalah merek kopi terpopuler di empat kota di Indonesia ternyata tak terlalu mengejutkan sang produsen. "Wajar saja karena kami termasuk yang paling tua dan paling gencar berpromosi," kata Indra Boedijono, Chairman PT Santos Jaya Abadi (SJA), produsen kopi Kapal Api yang berpusat di Surabaya. Apalagi, itu bukan berita baru. Ketika MARS melakukan riset serupa di satu kota (Jakarta) pada 1992, kopi Kapal Api juga menduduki posisi teratas.
  Harga : Rp 50,000,-

Indomie Menonjolkan Indonesia
Believe in advertisement. ltulah keyakinan para eksekutif Indofood, produsen mi instan merek Indomie. "Mereka secara konsisten menyisihkan dana untuk promosi dan iklan," ungkap Syarifuddin Noor, Presdir Princip Commucations yang sejak 1992 menjadi biro iklan produk-produk Indofood.
  Harga : Rp 50,000,-

Bimoli Beranjak ke Spesial
Di pasar minyak goreng, serangan gencar Filma milik PT SMART Corporation (Grup Sinar Mas) tampaknya belum menggoyahkan Bimoli. Di lima kota yang disurvei MARS, Bimoli tetap menempati peringkat atas top of mind awareness dengan perbedaan skor yang sangat mencolok (lihat Tabel di bagian lain). Bagi Christ lwan Arsianto, Direktur Pengelola PT Sajang Heulang (SH), produsen Bimoli, hash survei terse-but tidak mengagetkan. "Memang seharusnya begitu," katanya.
  Harga : Rp 50,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next