SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Rabu, 16 Januari 2019   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
06 Sep 2011
Kapal Api Pionir Kopi Bubuk Bermerek
“Kami ingin kopi Kapal Api punya intimacy dengan konsumen, sehingga merek ini selalu ada di hati pelanggan, menjadi top of mind. Kami juga berharap Kapal Api menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berkibar di mancanegara,” ujar Ihsan Mulia Putri, CEO PT Kapal Api Global Holding, saat ditemui di kantornya di gedung perkantoran The Plaza, Jakarta Pusat.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  Kisah Sejoli Dendy dan Rina Bentangkan Bisnis Online
  Salon dan Hotel buat Hewan Kesayangan Anda
  Jurus Megasurya Mas Jualan Sabun di Pasar Internasional
  McD Pulang ke Sarinah
  Teknologi Jadikan Konsumen Lebih Cerdas

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

Tyovan Ari Widagdo: Kutu Buku dan Mantan Hacker, Pembesut Aplikasi Bahaso
Rasa puas menghampiri Tyovan Ari Widagdo usai membaca majalah SWA di perpustakaan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Walau majalah yang dibacanya itu bukan edisi terbaru, dia tetap bersemangat membaca satu per satu artikel, khususnya yang menjabarkan kisah sukses pelaku bisnis teknologi informasi (TI). Tyo, demikian sapaannya, mengisahkan, saat itu dia masih berserkolah di SMAN 1 Wonosobo. “Insight dari majalah SWA menginspirasi saya, bahwa teknologi informasi itu bisa dijadikan bisnis,” ujarnya saat dijumpai SWA di kantor pusat Bahaso, Jalan Suryopranoto 29A, Gambir, Jakarta Selatan, pada akhir November 2018.
  Harga : Rp 75,000,-

Adi Arriansyah Berselancar Kembangkan Sagara Technology
Kecintaan pada laboratorium komputer dan bidang programming mengantar Adi Arriansyah (27 tahun) mendirikan startup Sagara Technology (PT Sagara Asia Teknologi). Sagara adalah perusahaan konsultan teknologi dan agensi produk digital yang berbasis di Jakarta dan Bandung.
  Harga : Rp 75,000,-

Relix: Kail Bisnis Keluarga Susanto
Sejak 1976 berbisnis alat pancing, kini di tangan generasi kedua, produsen kail Relix ini berhasil menggurita dan merambah pasar dunia. Bagaimana keluarga Susanto membangun bisnisnya?
  Harga : Rp 75,000,-

Kisah Sukses Surachmat Sunjoto Membangun Kerajaan Bisnis Grup LiMa
Di tahun 2008, ia berinisiatif mendirikan koperasi karena bentuk usaha ini dinilai sangat erat kaitannya dengan industri mikro yang memang jadi passion-nya. Lalu, ia merambah bisnis lain di bawah bendera Grup LiMa, yang pada 2018 asetnya Rp 1 triliun lebih.
  Harga : Rp 75,000,-

Ketika Louis Vuitton Menyandingkan Teknologi, Fungsi, dan Gaya
Raksasa produk fashion luks asal Prancis ini makin rajin berinovasi dengan mengadopsi teknologi terkini. Tentu saja, dengan inovasi yang penuh gaya.
  Harga : Rp 75,000,-

Transformasi di Walmart
Tak ingin kalah dari Amazon, raksasa ritel ini melakukan banyak perubahan. Di tengah transformasi yang digelar, tata kelola perusahaan yang baik tetap diperhatikan.
  Harga : Rp 75,000,-

Wijaya Karya: Praktik GCG Mendorong Berkembangnya Portofolio Bisnis
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) diimplementasikan sejak 2015. Penerapan GCG ini berdampak positif terhadap laju bisnis perseroan serta berkontribusi untuk perekonomian nasional. Prinsip GCG yang terdiri dari Transparency, Accountability, Responsibility, Independency, dan Fairness (TARIF) merupakan pedoman bagi WIKA untuk mengelola arus kas (cashflow), pengembangan SDM, ekspansi usaha, serta tata kelola portofolio lini bisnis perseroan agar melaju mulus ke depan.
  Harga : Rp 75,000,-

Indonesia Asahan Aluminium (Persero): Transformasi Melalui Perubahan Model Bisnis
Selama 2017 PT Inalum melakukan tranformasi model bisnis besar-besaran. Selain menjadi holding BUMN industri pertambangan yang membawahkan PT Aneka Tambang Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Freeport Indonesia, holding BUMN yang dikomandani Budi Gunadi Sadikin ini juga berhasil meningkatkan kepemilikan saham di Freeport dari 9,36% menjadi 51,23%. Berikut ini perjalanan Inalum melakukan tranformasi.
  Harga : Rp 75,000,-

BCA: Transformasi Berlandaskan GCG
Industri perbankan, seperti juga banyak industri lain, yang terdisrupi akibat perkembangan teknologi informasi, memunculkan tantangan yang makin kompleks bagi para pemainnya. Tak peduli sebesar dan sekuat apa pun bank tersebut, pasti tak bisa menghindar dari kondisi tersebut. Bagi BCA, menurut Subur Tan, Direktur Pengelolanya, setidaknya ada tiga tantangan yang dihadapi oleh bank swasta terbesar di Indonesia ini. Pertama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) secara dinamis terus mengeluarkan peraturan dalam rangka mengikuti perkembangan model bisnis saat ini.
  Harga : Rp 75,000,-

Angkasa Pura II (Persero): Mewujudkan Smart & Connected Airpot Secara Compliant dan Prudent
Dalam beberapa tahun belakangan ini, ada sejumlah perkembangan besar di tubuh PT Angkasa Pura II (Persero). Pada 2017, perusahaan pengelola bandara yang mayoritas di wilayah barat ini mampu menembus angka psikologis 100 juta penumpang, tepatnya 105 juta penumpang. Tahun 2018 diperkirakan angkanya akan mencapai sekitar 117 juta penumpang yang terbang melalui bandara kelolaan AP II. “Passenger movement kami pada lima tahun terakhir terlihat pergerakannya cukup signifikan, dengan angka pertumbuhan 11,14%,” ujar M. Awaluddin, Dirut AP II.
  Harga : Rp 75,000,-

Mereka yang Terpercaya
SWA bersama IICG kembali menyeleksi perusahaan-perusahaan terbaik di Indonesia dengan parameter tingkat implementasi terhadap nilai-nilai GCG. Siapa saja yang terpercaya?
  Harga : Rp 150,000,-

Menjawab Tantangan Disrupsi dan Governansi
Perubahan yang amat dinamis beberapa tahun belakangan ini mengharuskan perusahaan melakukan langkah inovatif lewat program transformasi bisnis. Namun, untuk dapat sukses berkelanjutan, langkah itu saja tidak cukup.
  Harga : Rp 75,000,-

Maya C. Watono, Country CEO Dentsu Aegis Network Indonesia: Melesat Menembus Batas
Ketika pada 2006 kembali ke Indonesia, Maya Carolina Watono awalnya sekadar memenuhi keinginan membantu membesarkan Dwi Sapta, perusahaan periklanan yang didirikan ayahnya, Adji Watono. Namun rupanya, anak panah itu melesat jauh. Tidak membutuhkan waktu lama, Maya tancap gas dan kariernya langsung moncer hingga akhirnya ditunjuk menduduki posisi puncak Country CEO Dentsu Aegis Network (DAN) Indonesia pada awal Januari 2019 ini.
  Harga : Rp 75,000,-

Fachmi Idris, Dirut BPJS Kesehatan: “Kami Lebih Suka Menyebutnya Mismatch”
Bagi Indonesia, sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, kehadiran BPJS Kesehatan sangatlah vital. Sebab, lembaga inilah yang ditugaskan pemerintah sebagai penyelenggara program jaminan kesehatan nasional untuk seluruh masyarakat.
  Harga : Rp 75,000,-

Suwe Ora Jamu: Cara Nova Dewi Kenalkan Kafe Jamu
Mengonsumsi jamu merupakan kebiasaan Nova Dewi Setiabudi sejak kecil. Namun saat dirinya hijrah dari Surabaya ke Jakarta, dan menetap selama delapan tahun untuk mengerjakan sebuah proyek desain, ternyata tidak mudah mendapatkan jamu yang sesuai harapannya, yaitu jamu yang natural. Akhirnya, ia membuat jamu sendiri karena memang sudah diajarkan sejak kecil oleh keluarganya. Ia tidak hanya paham soal bagaimana cara membuat jamu tetapi juga soal filosofi dan makna membuat jamu karena bagi Nova hal tersebut seperti sebuah ritual.
  Harga : Rp 75,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next