SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Rabu, 10 Februari 2016   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
06 Sep 2011
Kapal Api Pionir Kopi Bubuk Bermerek
Kami ingin kopi Kapal Api punya intimacy dengan konsumen, sehingga merek ini selalu ada di hati pelanggan, menjadi top of mind. Kami juga berharap Kapal Api menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan berkibar di mancanegara, ujar Ihsan Mulia Putri, CEO PT Kapal Api Global Holding, saat ditemui di kantornya di gedung perkantoran The Plaza, Jakarta Pusat.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  William Wijanarko
  Kartika Nurmalia
  Sang Lebah di Ranah Media Sosial
  Dini Irawati: Jalan Panjang Kelahiran Fashion Merek Suette
  Marcellus Chandra, Terinspirasi Begawan Properti

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

Rosie Dewi
Meski ditawari job langsung oleh pemilik PT Kelola Mina Laut, perusahaan eksportir perikanan asal Gresik, Jawa Timur, bukan berarti kerja Rosie Dewi santai-santai saja. Justru dia diberi tantangan untuk mengembangkan pasar domestik yang belum optimal. “Pekerjaan ini adalah tantangan baru bagi saya,” ujar karyawan yang sebelumnya bekerja di perusahaan konsultan, CPR Indonesia itu.
  Harga : Rp 35,000,-

Ernesto Abraham, Fokus Menggarap Ready to Wear
Desain futuristik dan edgy yang menjadi ciri khasnya mengantarkan Ernesto Abraham melesat di panggung fashion Tanah Air. Di ajang Indonesia Fashion Week tahun lalu, koleksi desainnya yang mengangkat teknik embroidery motif etnik modern dan teknik printing motif bahan membetot perhatian publik. Ia kemudian memboyong penghargaan juara dua di ajang bergengsi tersebut. Lulusan Lembaga Pendidikan Tata Busana Susan Budihardjo ini kemudian melenggang ke Hong Kong Fashion Week 2015.
  Harga : Rp 50,000,-

Dua Sekawan Ciptakan Manikan
Pertumbuhan pasar fashion yang luar biasa di Indonesia rupanya juga menarik minat dua sekawan, Parinatra Candrarka Nugraha (Prika) dan Bagus Galih Hastosa (Galih) untuk mencoba peruntungan di dalamnya. Diam-diam dua pemuda asal Gianyar Bali ini tengah tancap gas mengorbitkan merek tas wanita, Manikan – dalam bahasa Bali, manik berarti permata. Tas besutan mereka cukup unik karena menggunakan jenis bahan kain tenun asli Bali yang populer dengan sebutan endek.
  Harga : Rp 50,000,-

Drama, Debut Bisnis Mantan Artis Cilik
Lewat acara press presentation pada 10 Juni lalu, kiprah Dena Rachman sebagai seorang wirausaha (entrepreneur) pun dimulai. Inilah babak baru seorang mantan artis cilik yang memilih jalur bisnis sebagai karier masa depannya. Mengusung merek Drama, akronim dari nama Dena Rachman, ia mengentak panggung fashion Tanah Air dengan koleksi sepatu unik yang memiliki struktur pyramid heels berwarna krom emas setinggi 11 cm. “Ini menjadi signature heels dari brand tersebut,” kata kelahiran 30 Agustus 1987 ini.
  Harga : Rp 50,000,-

Tebang Pilih = Prioritas
“Tanpa etika, manusia tak akan memiliki masa depan. Kemanusiaan tanpa etika bukanlah kemanusiaan. Etika menentukan pilihan tindakan dan pilihan itu adalah prioritas.“ (John Berger, penyair dan novelis Inggris)
  Harga : Rp 50,000,-

Strategi Harmoni Sang Kreator Asian Beauty
Dari cikal bakal usaha rumahan, AmorePacific berkembang menjadi salah satu beauty company terkemuka dunia dengan produk inovatif dan pertumbuhan bisnis yang mengesankan. Dalam 70 tahun kiprahnya, pendekatan harmoni mewarnai langkahnya. Apa lagi visinya ke depan?
  Harga : Rp 125,000,-

Kunci Sukses Jagoan dari Marseille
Berangkat dari perusahaan kecil, ia mengglobal. Aneka akuisisi dilakukan berpegang pada empat aturan.
  Harga : Rp 75,000,-

Gaya Donna dan Darius Mengelola Investasi
Sejak menikah, pasangan selebritas ini hobinya berinvestasi. Kerugian pernah melanda mereka gara-gara bisnisnya tutup, kemudian beralih ke instrumen lainnya untuk memulihkan asetnya. Bagaimana caranya?
  Harga : Rp 75,000,-

Berebut Bisnis Bioskop
Persaingan bisnis bioskop layar lebar tak kalah seru dari film yang ditayangkan. Di tengah besarnya nilai investasi dan jumlah penonton yang terus menurun, tiga pemain utama adu strategi merebut pasar.
  Harga : Rp 125,000,-

Di Balik Dwidaya yang Makin Menggurita
Di tengah makin riuhnya persaingan bisnis tur dan travel, Dwidaya Tour melesat menjadi salah satu pemain terbesar. Sentuhan midas generasi ketiga menjadi rahasia sukses pertumbuhannya.
  Harga : Rp 125,000,-

Bintang Sociopreneur Dunia Bermodal Platform Inovatif
Dengan memanfaatkan Internet, platform cerdas berbasis teknologi, dan “model bisnis” yang inovatif, sejumlah sociopreneur mampu melejitkan peran dan cakupan lembaga mereka dalam waktu singkat. Masyarakat di berbagai belahan dunia kini dapat merasakan peran mereka. Dan, para filantrop dan social venture kelas dunia pun tak segan mendukung pendanaannya. Inilah beberapa bintang filantropi kontemporer tersebut.
  Harga : Rp 125,000,-

Tak Cukup Bermodal Niat Baik
Cita-cita yang mulia saja tidaklah cukup. Membangun perusahaan sosial butuh strategi agar sukses dan berkelanjutan.
  Harga : Rp 75,000,-

Willie Smits, Memberdayakan Tomohon Lewat Pabrik Aren
Meski merupakan warga negara naturalisasi, kontribusi Willie Smits terhadap bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata. Pria kelahiran 22 Februari 1957 itu berhasil memberdayakan masyarakat di Tomohon, Sulawesi Utara, menuju penghidupan yang lebih layak. Awalnya, sosok Smits lebih banyak dikenal sebagai ikon pemerhati orangutan. Barulah pada satu dekade belakangan, namanya mulai bersinar sebagai sosok wirausaha sosial lewat sebuah yayasan yang ia beri nama Yayasan Masarang.
  Harga : Rp 75,000,-

Sedekah Rombongan: Membantu Tanpa Rumit & Berbelit
Menyampaikan titipan dari langit tanpa rumit, sulit dan berbelit-belit. Inilah prinsip yang diemban pengelola Sedekah Rombongan (SR) yang dimotori pengusaha Saptuari Sugiharto. Sejak didirikan pada pertengahan 2011 hingga September tahun ini, SR sudah mengumpulkan dana sebesar Rp 27,2 miliar yang disalurkan kepada 13 ribu penerima manfaat dari 206 kota di Indonesia.
  Harga : Rp 50,000,-

Eka Tjipta Foundation: Mendorong Kemajuan Bisnis melalui Program CSR
Di pentas bisnis, nama Eka Tjipta Widjaja sangatlah tersohor. Ia merupakan salah seorang taipan Indonesia yang sukses membawa Sinar Mas menjadi grup usaha yang disegani di berbagai sektor bisnis di Tanah Air. Kesuksesannya membangun bisnis dari tangan kosong telah menjadi teladan tersendiri bagi generasi penerus bangsa. Bagaimana tidak, sosok Eka Tjipta bukan berasal dari keluarga kaya raya. Ia bahkan mengklaim kehidupannya ketika kecil bisa dibilang sangat susah, hanya makan bubur dan ubi dalam kesehariannya. Namun, siapa sangka, anak miskin tersebut kini telah berubah menjadi sangat kaya. Ia pernah disebut-sebut sebagai jajaran orang paling kaya asal Indonesia.
  Harga : Rp 50,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next