SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Sabtu, 24 Februari 2018   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
07 Sep 2011
Dari Daerah, Mereka Bergerilya
Berbekal keintiman dengan budaya daerah masing-masing dipadukan dengan manajemen modern, merek-merek asli Indonesia di berbagai daerah terus berkibar. Beberapa di antaranya sukses go national, bahkan go international.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  Dasep Ahmadi, Si Pencipta Mobil Listrik Nasional Kepercayaan Dahlan Iskan
  Elvyn G. Masassya, Sang Kolomnis yang Jadi Komandan Baru Jamsostek
  Eurobike 2012 Polygon, Satu-Satunya Merek Indonesia yang Ikut Serta
  Bersaing di Delivery Order
  Kreativitas Mengalir Sampai Jauh…

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

Resep Marting Djapar Memutar Dana di Saham dan Properti
Pemilik perusahaan kapas dan sisir ini berinvestasi saham sejak 2004. Dia rajin melakukan trading dan mengincar capital gain 3-10%. Meski pernah rugi sekitar Rp 200 juta, dia konsisten trading saham dan memulihkan kerugian dalam jangka menengah. Apa saja resepnya?
  Harga : Rp 125,000,-

Menuju Country Zaman Next
Dua kali berkesempatan mengunjungi perusahaan rintisan skala global, Oktober 2017 dan Januari 2018, membuka mata saya secara riil dan virtual menjadi lebih lebar. Di satu sisi, saya dibuat terkaget-kaget mendengar prediksi dan proyek yang sedang dijalankan untuk membawa manusia ke country zaman next yang mengasyikkan. Di sisi lain, hati saya trenyuh melihat fakta ada juga pemimpin di sini yang sedang merancang country zaman old, padahal kita sedang hidup di zaman now.
  Harga : Rp 75,000,-

Bisnis Triliunan Wanita 26 Tahun
Karier Fanny Verona di industri digital dan e-commerce sangatlah kinclong. Meski usianya baru menginjak 26 tahun, dia sudah dipercaya mengelola bisnis dengan turnover yang wah. Tepatnya, dipercaya sebagai Direktur Pengelola DAM Corp (PT Digital Artha Media), perusahaan digital enabler yang sahamnya dimiliki Mandiri Capital, Kresna Securities, Jas Capital, dan Kompas Gramedia. DAM Corp bukan perusahaan sembarangan karena memiliki beberapa perusahaan teknologi rintisan: Mandiri eCash, Indiepay, Indiprint, dan Wagon.
  Harga : Rp 50,000,-

Kegigihan Nick Yudha Membangun Antikode
Dua kali tertipu saat membuat situs web membuat Nick Yudha sangat gemas. Sarjana akuntansi dari Universitas Pelita Harapan ini pun lantas membesut Antikode, perusahaan pengembangan situs web yang belakangan beralih target sebagai konsultan UI/UX (user interface/user experience). Keputusannya tak keliru, Antikode kini dikenal sebagai spesialis periset dan desainer UI/UX. Kliennya dari perusahaan rintisan hingga perusahaan kakap di Indonesia.
  Harga : Rp 75,000,-

Penguasa Bisnis Alih Daya Industri Pembiayaan
Swakarya Insan Mandiri mengawali bisnisnya dari lantai empat sebuah ruko kecil di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Satu dekade kemudian, ia menjadi pemimpin pasar di segmen alih daya industri pembiayaan dengan belasan ribu karyawan.
  Harga : Rp 125,000,-

Jurus Digitalisasi Mutakhir BRI
Masuknya Indra Utoyo ke jajaran direksi BRI pada 2017 memberi nuansa baru pengembangan digital banking di BRI. Apa saja terobosan awal mantan pentolan bidang teknologi di Telkom ini?
  Harga : Rp 150,000,-

Jurus Si Burung Biru Keluar dari Disrupsi
Kehadiran ojek dan taksi online telah membuat kelabakan pemain taksi konvensional. Bahkan, tak sedikit yang sudah gulung tikar. Lantas, bagaimana cara raksasa yang satu ini keluar dari tekanan?
  Harga : Rp 125,000,-

Hikmah dari Pertempuran Keras
Pertarungan sengit dan kadang brutal menjadi wajah dunia bisnis di mana pun. Lantas, apa pelajaran yang bisa dipetik?
  Harga : Rp 75,000,-

Yamaha NMax vs. Honda PCX: Berebut Pasar Ciamik Skutik Bongsor
Sepeda motor skuter matic (skutik) semakin diminati konsumen apabila melirik pangsa pasarnya yang kian menanjak selama periode 2012-16. Pangsa pasar skutik di tahun 2016 mencapai 77,6%, sedangkan di tahun 2012 baru 59,3% dari total penjualan sepeda motor. Merujuk hal itu, penjualan skutik menggeser sepeda motor bebek yang sebelumnya sempat menguasai pasar sepeda motor nasional. Sejumlah faktor memengaruhi perubahan tren pasar skutik, antara lain aspek kenyamanan, fitur keamanan (misalnya anti lock braking system/ABS yang terpasang di kedua roda), dan konsumsi bahan bakar yang irit.
  Harga : Rp 75,000,-

Digibank (Bank DBS) vs. Jenius (BTPN): Bersaing Tawarkan Fitur Perbankan Digital
"Banking is necessary, banks are not.” Itulah pernyataan punggawa bisnis teknologi asal AS, Bill Gates, di tahun 1994. Ketika Gates menyatakan hal tersebut, kegiatan perdagangan online di AS baru menggeliat, tetapi aktivitas perdagangan melalui pos sudah sangat populer. Kala itu, transaksi pembayaran masih dilakukan dengan kartu kredit, karena transfer dana secara online (lewat Internet banking atau mobile banking) belum dimungkinkan.
  Harga : Rp 75,000,-

Starbucks vs. Maxx Coffee: Serunya Persaingan Coffee Shop
Bisnis coffee shop memang terus tumbuh ciamik. Terutama, seiring dengan maraknya budaya meeting bisnis dan nongkrong di kafe. Alhasil, bisa dimengerti, jumlah pemain bisnis kafe pun menjamur. Ada yang punya puluhan atau ratusan gerai, tetapi ada pula yang hanya satu atau dua gerai. Nah, dari sederet pemain, dua pemain tampak berduel untuk memperebutkan posisi pemimpin pasar: Starbucks versus Maxx Coffee.
  Harga : Rp 75,000,-

Samsung vs. Oppo vs. Advan: Saling Kejar Keroyok Pasar Ponsel Pintar
Pertarungan smartphone bergolak sengit. Meski Samsung selalu di posisi puncak, nyali pengeroyoknya: Oppo, Advan, Asus, ataupun Lenovo, tak kalah istimewa. Bagaimana masing-masing bersiasat memikat 83,5 juta pengguna ponsel pintar di negeri ini?
  Harga : Rp 75,000,-

Rush vs. Terios vs. Wuling vs. Xpander: Adu Nyaman Mobil Anyar
Tahun 2017 dunia otomotif Tanah Air diwarnai hadirnya mobil-mobil baru: Toyota All New Rush, Daihatsu All New Terios, Wuling, dan Mitsubishi Xpander. Meski tidak secara head-to-head bersaing di pasar karena beda kategori dan target pasar, kehadiran mereka memanaskan persaingan.
  Harga : Rp 75,000,-

JNE vs. J&T Berebut Pasar Rp 2,1 Triliun
Sektor logistik dan distribusi akan terus berkembang selama orang masih melakukan kegiatan konsumsi. Saat ini saja, nilai pasar industri logistik di Tanah Air mencapai Rp 2,1 triliun. Pertumbuhannya tahun ini 14%. Ke depan, potensinya semakin besar, seiring dengan perkembangan sektor e-commerce atau ekonomi digital.
  Harga : Rp 75,000,-

Perang Bintang yang Menggairahkan Pasar
Merek-merek besar beradu strategi untuk memenangi pesaingan di tengah kondisi makro yang masih kurang bersahabat ini. Diam-diam, aktivitas mereka justru menggairahkan pasar yang lesu. Mari kita simak strategi dan trik mereka.
  Harga : Rp 75,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next