SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Selasa, 18 Desember 2018   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
06 Sep 2011
Formula Merek Asli Indonesia Berjaya
Di tengah gempuran merek asing, beberapa merek asli Indonesia terlihat semakin berjaya di pasar lokal dan internasional . Apa rahasianya?.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  Jawara Tua di Benak Segala Usia
  Darodjatun, "Dokter Spesialis" BUMN Farmasi
  MIRABELLA: Gebrakan Si Wanita Cantik
  BISNIS ANJLOK GAJI TETAP NAIK
  Molto, Si Lembut yang Makin Melekat

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

Okainku: Bendera Nana Arieswari Geluti Bisnis Fashion
Bisa dibilang belum banyak butik yang memanfaatkan kain tenun yang didesain menjadi pakaian kasual. Peluang ini ditangkap Nana Arieswari dengan membuat label Okainku untuk berbagai rancangan pakaian tenunnya. Kini produk Okainku, selain dipasarkan melalui Instagram dan toko online (e-commerce), juga dijajakan di butik atau mal di Jakarta seperti di Fashion Legacy (Kemang Village) dan Alun Alun Jakarta (Grand Indonesia), serta Bandung di Happy Go Lucky.
  Harga : Rp 75,000,-

Racikan Bisnis Waralaba Berlian-Hernando
Berlian Richie dan Hernando Venji mengumpulkan modal lebih dari Rp 100-an juta untuk berbisnis kuliner. Pada 2015 mereka mendirikan PT Sukses Jaya Indotama (SJI) yang mengelola dan memiliki waralaba (franchise) restoran Pasta Kangen dan Foodpedia. Di SJI, Berlian menjabat sebagai direktur utama dan Hernando menjadi komisaris.
  Harga : Rp 50,000,-

Sang Penguasa Streaming Musik
Berkat tangan anak muda Swedia ini, perlahan tetapi pasti ia menjadi pemain yang dominan. Apa rahasia suksesnya?
  Harga : Rp 75,000,-

Honk: Pengusir Mimpi Buruk Pengendara
Honk berperan seperti Uber di industri roadside assistance. Dalam usia kurang dari lima tahun, startup ini sudah mampu mengubah industri jasa itu --yang sudah berusia sekitar 100 tahun-- di AS.
  Harga : Rp 125,000,-

Jasin Halim Terapkan Metode Flipping untuk Raih Keuntungan di Properti
Dulu mengontrak rumah, kini memiliki sejumlah unit properti sebagai instrumen investasi utama. Bos perusahaan startup ini mengemas imbal hasil dari penjualan properti dalam jangka pendek. Seperti apa strateginya?
  Harga : Rp 75,000,-

Sony Mayuvi, CFO Grup Blue Bird: Membawa Anak Usaha Blue Bird Cetak Profit
Sony Mayuvi mengawali karier di Unilever (2001-09), kemudian berlanjut ke Danone Medical sebagai financial controler (2009-12), Amcor (2012-16), dan Sariwangi sebagai CFO (2016-17). Sejak Maret 2017, lulusan Jurusan Akuntansi Universitas Indonesia tahun 2001 itu menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Pusaka Citra Djokosoetono (Grup Blue Bird). Sony melakukan program transformasi dan mengonsolidasikan organisasi induk usaha yang membawahkan anak perusahaan yang terbagi menjadi enam divisi bisnis, yaitu transportasi taksi, sewa mobil dan bus; logistik; properti; perdagangan; teknologi informasi (TI); serta manufaktur.
  Harga : Rp 50,000,-

Jimmy Kadir, CFO Moratelindo: Memuluskan Penerbitan Obligasi dan Efisiensi
PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo), penyedia infrastruktur telekomunikasi, berhasil menggalang dana senilai Rp 1 triliun dari Obligasi 1 Moratelindo Tahun 2017 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada Desember tahun lalu. Sekitar 90% dana dari hasil penerbitan obligasi ini digunakan untuk kebutuhan investasi dan 10% untuk modal kerja. Dana segar dari obligasi ini memperkuat arus kas dan permodalan Moratelindo yang, antara lain, digunakan untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi, seperti Java Submarine, International 3rd route, Sumatra Submarine, Fiber to The Home (ftth), dan Fiber to The Building (fttb). Kesuksesan penerbitan surat utang ini tidak bisa dilepaskan dari tangan dingin Jimmy Kadir yang menjabat CFO Moratelindo sejak April 2016.
  Harga : Rp 35,000,-

M. Yana Aditya, Direktur Keuangan RNI: Impelementasikan 3R, Keuangan RNI Kembali Biru
Mochammad Yana Aditya, Direktur Keuangan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/RNI, mengimplementasikan strategi refinancing, restrukturisasi, dan revaluasi untuk memulihkan keuangan perusahaan. “Saya dan tim keuangan RNI menyebutnya 3R,” ujar pria yang akrab disapa Adit ini. Pada 2015 dia mulai menjabat sebagai Dirkeu RNI. Sejak itu, dia mencoba mendongkrak keuangan perusahaan yang kala itu dibekap kerugian sebesar Rp 330 miliar. Untuk itu, langkah strategis yang dilakukannya terkait refinancing adalah menggalang pendanaan dari pasar modal dengan menerbitkan surat utang jangka menengah alias Medium Term Notes (MTN).
  Harga : Rp 35,000,-

Yonky Saputra, CFO Molindo: Menggolkan IPO Molindo dalam Enam Bulan
Yonky Saputra, boleh dikatakan sebagai profesional keuangan yang pertama kalinya menjabat CFO di PT Madusari Murni Indah Tbk (Molido Group). “Waktu saya masuk ke Molindo, mereka itu sebenarnya belum punya CFO, jadi saya CFO pertama dan pro-hire,” ujar Yongky membuka perbincangan. Saat Yonky bergabung ke Molindo di awal tahun ini, manajemen perseroan mencanangkan target melakukan penawaran saham perdana atau IPO (initial public offerting) dalam tempo 6 bulan, yakni sejak Februari-Agustus 2018.
  Harga : Rp 35,000,-

Agus Susanto, CFO Prima Multi Usaha Indonesia: Mengelola Arus Kas untuk Menangkap Peluang Bisnis
PT Prima Multi Usaha Indonesia, perusahaan distributor telekomunikasi asal Cirebon, telah merambah segmen bisnis lainnya, seiring dengan bertambahnya kepercayaan yang diberikan mitra bisnis. Kini, perusahaan yang didirikan oleh Rudy Susanto Wijaya pada 1998 di Cirebon itu memiliki sejumlah anak usaha, yakni PT Prima Distribusi Indonesia, distributor produk Kraft Heinz ABC; PT Graha Prima Mentari, distributor Coca-Cola untuk wilayah Bali, Jawa dan Sumatera; PT Prima Lintas Nusantara, distributor XL Axiata; serta PT Prima Digital Indonesia yang menggarap segmen telekomunikasi informasi dan e-commerce. Tentu saja, manajemen perusahaan harus lihai mengelola arus keuangan dan menangkap peluang emas demi menyokong pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
  Harga : Rp 50,000,-

Iwan Hadiantoro, CFO United Tractors: Menciptakan Keseimbangan Controllership dan Business Partnering
Sejak memulai kariernya, Iwan Hadiantoro sudah berkecimpung di bidang keuangan di berbagai perusahaan hingga akhirnya pada 2015 sampai sekarang berlabuh sebagai Direktur Keuangan atau Chief Financial Officer (CFO) PT United Tractors Tbk. (UT), anak perusahaan PT Astra International Tbk. di bidang alat berat dan pertambangan.
  Harga : Rp 50,000,-

Iman Rachman, CFO Pelindo II: Memaksimalkan Valuasi Perusahaan
Akhir September 2018, Iman Rachman (46 tahun) pindah tugas menjadi Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III. Sebelumnya, saat proses penjurian Best Chief Financial Officer (CFO) 2018 yang dgelar SWA, ia dalam posisi sebagai Direktur Keuangan atau CFO PT Pelindo II/ Indonesia Port Corporation (IPC), dari 2016 hingga 23 September 2018.
  Harga : Rp 50,000,-

ANS Kosasih , CFO WIKA: Membereskan Masalah Cash Flow dan Cost of Financing
Betapa strategisnya peran seorang CFO dalam perusahaan bisa dilihat dari kiprah Antonius N. Steve Kosasih. “Biasanya saya masuk ke perusahaan yang bermasalah untuk kemudian saya restrukturisasi hingga menjadi bagus,” kata eksekutif yang meraih predikat Best CFO peringkat I kali ini.
  Harga : Rp 75,000,-

Indonesia Best CFO 2018: Kegigihan Para Pilot Keuangan Menyokong Pertumbuhan Bisnis Perusahaan
Kemampuan direktur keuangan yang masuk dalam tahap panel penjurian Indonesia Best CFO ini dinilai setara dengan CFO perusahaan multinasional. Siapa saja dan apa saja prestasi mereka?
  Harga : Rp 75,000,-

Rudy Chen, Presdir Asuransi Astra: Belajar, Mendengar, Menyesuaikan Diri
Tak salah bila menyebut Rudy Chen sebagai sosok CFO yang kini sukses bermetamorfosis menjadi CEO. Pria yang ditugaskan sebagai Presdir PT Asuransi Astra ini sebelumnya malang- melintang di dunia pengelolaan keuangan sebagai CFO. Rudy antara lain pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Asuransi Astra (2009-13) dan Direktur Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk./AAL (2013-17).
  Harga : Rp 75,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next