SWA Digital   Home Shopping Cart   Sign In Register  
  Sabtu, 17 November 2018   How to Order Shipping Payment Term & Condition Contact Us  

Articles
Photos
Documents
06 Sep 2011
Formula Merek Asli Indonesia Berjaya
Di tengah gempuran merek asing, beberapa merek asli Indonesia terlihat semakin berjaya di pasar lokal dan internasional . Apa rahasianya?.
Home > Artikel

Shopping Cart: 0 Items:  


  Canun dan Fufu: Pasangan Belia Konsultan Pernikahan
  Afra Kids, Berbisnis Sembari Berdakwa
  Parjono Sudiono
  Top 250 Macan-Macan Bisnis dari Daerah
  Sukses Adang Wijaya Memompa Bisnis Pengisian Angin Nitrogen

Most Buy Articles
PERINGKAT 10 PERUSAHAAN TERPERCAYA 2009 (GCG) : Peringkat Perusahaan Terpercaya - SWA Edisi 27/2009
PERINGKAT PERUSAHAAN TERPERCAYA 2010 (GCG) INDONESIA MOST TRUSTED COMPANIES : Mereka yang Terpercaya - SWA Edisi 26/2010
Ayo, Berbisnis Seirama dengan Etika! - SWA Edisi 27/2011
Ketika GCG Menyentuh Pengelolaan Risiko - SWA Edisi 27/2012
Membudayakan GCG dengan Manajemen Pengetahuan - SWA Edisi 27/2013

 

 


Articles

"Generasi" Baru Eksportir Indonesia
Inilah para eksportir "generasi" baru Indonesia yang tidak lagi bertumpu pada komoditas, tetapi mengandalkan inovasi dan kreativitas sehingga produknya bernilai jual tinggi dan tidak mudah ditiru. Meski beberapa di antaranya masih berskala kecil, terobosannya bisa dijadikan sumber inspirasi.
  Harga : Rp 125,000,-

Adidharma “Applecoast” Sudrajat Menambah Lintasan Baru Fashion Hijab Olahraga
Setelah sukses mengantarkan Applecoast, brand clothing lokal, berkibar di level dunia, Adidharma Sudrajat kembali mengembangkan sayap dengan melahirkan fashion hijab untuk olahraga yang diberi nama Noore. Pria kelahiran Bandung 21 Februari 1991 ini ingin melanjutkan sukses yang dicapai sebelumnya. Seperti diketahui, berkat Applecoast, Adi berhasil meraih prestasi sebagai Wirausaha Muda Terbaik Nasional yang dinobatkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 2015.
  Harga : Rp 75,000,-

Duet Kakak-Beradik Berbisnis Klinik Kecantikan
Kakak-beradik, dr. Kevin Maharis (33 tahun) dan dr. Ricky Fernando Maharis (29 tahun), tidak hanya kompak dalam memilih profesi, tetapi juga dalam berbisnis. Keduanya kini sukses berbisnis klinik kecantikan yang mengusung bendera Grup Maharis. Kevin bertindak sebagai Direktur Medis sekaligus Co-founder Maharis Clinic, sementara sang adik, Ricky, berperan di belakang layar dengan lebih banyak mengerjakan R&D untuk produk perawatan kulit dan pemasaran.
  Harga : Rp 75,000,-

Gelombang Akuisisi Media Cetak
Para konglomerat terus membeli media cetak yang sakit. Ada kekhawatiran. Namun, juga terselip optimisme, yang mereka lakukan adalah kebaikan demi penyebaran informasi yang benar.
  Harga : Rp 75,000,-

Tasya Kamila, ‘Sang Penggembala’ Aset di Reksa Dana, Saham, dan Obligasi
Pelantun Anak Gembala ini berinvestasi sejak masih duduk di SMA. Ia rutin menyisihkan penghasilannya untuk disebar ke sejumlah instrumen investasi. Imbal hasilnya digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan atau diinvestasikan lagi agar nilai asetnya kian melejit.
  Harga : Rp 75,000,-

Daya Juang Top 100 Eksportir Menerobos Pasar Ekspor
Inilah keigigihan Top 100 Eksportir Indonesia 2018 melejitkan ekspor. Apa saja tantangan dan siasat eksportir menghadapi isu perang dagang?
  Harga : Rp 150,000,-

Deretan Mitra Dagang Impor Paling Berjasa
Tahun ini, selain memberi apresiasi kepada perusahaan Indonesia yang jago mengekspor produk Indonesia, Kementerian Perdagangan RI juga memberikan penghargaan kepada perusahaan luar negeri yang rutin mengimpor produk-produk dari Indonesia. Penghargaan yang diberikan kepada para mitra importir dari mancanegara ini dinamai Primaduta. Ini merupakan penghargaan dari pemerintah untuk mendorong pelaku bisnis yang mengimpor produk Indonesia secara rutin dan dalam jumlah besar.
  Harga : Rp 150,000,-

Para Eksportir Paling Digdaya
Mereka mampu menorehkan kinerja ekspor yang mentereng di tengah persaingan bisnis global yang makin panas. Mereka pantas mendapat anugerah Primaniyarta Award 2018. Siapa saja mereka?
  Harga : Rp 150,000,-

Seloagro Melestarikan Kerajinan Rotan, Merajut Pasar Dunia
Berwirausaha telah lama menjadi impian Marselinus Silimalar. Kendati sudah memiliki profesi sebagai programmer, Marselinus yang berpendidikan D-1 Analis Sistem Komputer tetap mengejar impiannya itu. Setiap ada kesempatan bisnis, tanpa ragu-ragu ia mencoba menggelutinya. “Sudah beberapa usaha saya rintis, semua berakhir bangkrut karena pengelolaan yang tidak maksimal dan juga ditipu oleh kawan sendiri,” ungkap pria yang penuh semangat ini.
  Harga : Rp 50,000,-

Seken Living Menembus Pasar Global dengan Kreasi Kayu Tua
Jangan anggap remeh kayu jati bekas. Di tangan orang kreatif, kayu jati bekas bisa jadi barang yang bernilai. Bahkan, produk hasil kreativitasnya bisa dipasarkan ke mancanegara.
  Harga : Rp 75,000,-

Selektani Induk Usaha: Jagoan Ekspor Benih Hortikultura
Tak banyak perusahaan agribisnis asal Indonesia yang sudah mengekspor produknya ke mancanegara. Dari yang sedikit itu, salah satunya adalah PT Selektani Induk Usaha, yang berdiri sejak 1983. Bisnis pertanian yang digeluti Selektani yaitu memproduksi dan mengekspor benih hortikultura. Perusahaan ini juga merupakan sister company PT Bibit Baru, yang lebih lama berdiri (sejak 1971).
  Harga : Rp 50,000,-

Omyra Global Resources Mengolah Limbah Menjadi Berkah Mendunia
Bagi sebagian orang, tempurung kelapa hanyalah limbah yang tempatnya di tong sampah. Namun, bagi sebagian orang lainnya, tempurung kelapa bisa dibuat menjadi arang yang kemudian dipres dan dibentuk kotak menjadi briket arang. Seperti halnya briket batu bara, briket gambut, dan briket biomass, briket arang pun bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api.
  Harga : Rp 50,000,-

Cocoon Asia Taklukkan Pasar Dunia dengan Pesona Layanan Prima
Sejak awal berdiri 14 tahun lalu, Cocoon Asia yang memproduksi mebel sudah fokus menggarap pasar global. Karena itu, berbagai legalitas atau sertifikasi untuk memenuhi kriteria dari negara importir sudah dilengkapi dengan baik.
  Harga : Rp 75,000,-

Bintang Mas Triyasa Berinovasi dan Bangun Merek untuk Tangkap Peluang
Jangan remehkan produk bulu mata palsu (false eyelashes) yang dibuat di sentra produksinya di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Berkat produk ini, PT Bintang Mas Triyasa (BMT), produsennya, bisa menyediakan lapangan kerja untuk ribuan warga Purbalingga. Dengan mengekspor produk ini pula, pada 2017 BMT berhasil menggaet nilai penjualan US$ 12 juta. Bukan itu saja, produk bulu mata palsu buatan BMT pun dipakai para artis kelas dunia, seperti Madonna dan Katy Perry. BMT juga merupakan pemain yang diperhitungkan di kancah industri bulu mata palsu dunia.
  Harga : Rp 50,000,-

Ada Banyak Jalan Menjadi Eksportir Generasi Baru
Dengan mengandalkan produk berbasis kekayaan alam, lahirlah sejumlah eksportir baru. Ada juga yang sukses menjadi eksportir software berkat kemampuannya dalam melakukan inovasi di bidang tekonologi informasi. Peluang menjadi eksportir baru masih besar. Siapa menyusul?
  Harga : Rp 75,000,-

  1     2     3     4     5     6     7     8     9     10     11     12     next